Memek ABG

Foto ABG Bugil Video Bokep Cerita Seks

SHELLY MENCOBA RASANYA INCEST (SEDARAH) | CERITA SEKS DEWASA TERBARU

SHELLY MENCOBA RASANYA INCEST (SEDARAH) | Cerita Seks DEWASA TERBARU – Kembali lagi dengan Ane yang akan memberikan postingan terbaru yang tentu nya cukup hot yang dapat Ganat lihat cerita atau foto dewasa nya hanya di CiyusMiapah.Com. Baiklah langsung saja sesuai judul diatas kali ini Ane akan memberikan artikel mengenai SHELLY MENCOBA RASANYA INCEST (SEDARAH) | Cerita Seks DEWASA TERBARU yang bisa dilihat atau simak dibawah ini

Cerita Seks Dewasa Terbaru

Cerita Seks DEWASA TERBARU

Cerita Seks Dewasa Terbaru – Sex Story: Shelly, Cewek cantik Mencoba Rasanya Insest -Hai kenalin nama ku shelly, umur ku 20 dan saat ini aku sedang berkuliah di salah satu PTN di kota M. sedikit ku ceritakan ciri-ciri fisik ku, kulit putih kecoklatan, wajah ku lumayan cantik dengan rambut ku yang terurai panjang sedikit melewati bahu, tinggi 160cm, berat 43kg, ukuran payudara ku 34C, ya tubuh ku memang mungil tetapi ukuran payudara ku sedikit terlalu besar. Tetapi bagian yang mungkin paling menarik dari tubuh ku adalah pantat ku yang menurut hampir semua mantan ku, pantat ku sangat seksi.

Aku ingin menceritakan pengalaman seks ku, bukan dengan mantan-mantan ku, melainkan dengan kakak ku sendiri atau istilahnya adalah incest.

Cerita ini terjadi saat aku masih kelas 2 SMA, aku sendiri memang sudah mengenal seks sejak masih kelas 1, pacar pertama ku di SMA yang juga kakak kelas ku lah yang pertama mendapat keperawananku. Namanya dana, dan dialah yang membuat aku jadi kecanduan seks, bahkan aku pernah di pakai oleh nya dan beberapa kakak kelasku yang lain sekaligus saat malam diklat osis di sekolah ku, mungkin akan ku ceritakan di lain waktu.

Aku memiliki seorang kakak laki-laki yang 2 tahun lebih tua dari ku, namanya bram, kak bram aku memanggilnya. Aku dan kak bram tinggal hanya berdua saja di kota M, sedang ayah dan ibuku sudah setahun ini pindah ke kota J karena ayah ku harus bekerja disana, hanya 1 atau 2 minggu sekali saja mereka pulang ke rumah.

Dengan keadaan seperti itu tidak heran pergaulan ku dan kakak ku sedikit kelewat bebas, tidak jarang aku melihat kak bram diam-diam memasukkan cewek ke rumah saat malam, atau pun kak bram malah tidak pulang sama sekali. Kesempatan seperti itu kadang aku manfaat kan untuk mengajak cowok ku untuk menginap di rumah sekedar melampiaskan hasrat seks ku.

Kembali ke cerita…

Saat ini aku sudah hampir 3 bulan single setelah putus dari arya kakak kelas ku di sekolah, aku sakit hati karena dia memamerkan pada teman-teman nya foto-foto kita yang sedang bermesraan setengah bugil di kamarku, hal ini membuat beberapa kakak kelas ku menganggap ku sebagai bispak sekolah dan mereka sering menggodaku tanpa sungkan, untung saja foto-foto itu tidak tersebar sampai ke guru karena aku dan arya bisa saja di keluarkan dari sekolah.

3 bulan aku single, 3 bulan pula aku tidak merasakan seks, hanya kadang jamahan atau colekan kakak kelas ku yang iseng namun sebenarnya sudah cukup membuatku horny dan melampiaskan nya dengan bermasturbasi saat di rumah.

Terkadang untuk membantu ku bermasturbasi, aku sengaja mengintip kak bram yang sedang asik ML dengan cewek nya tentu saja tanpa sepengetahuan kak bram. Dari situ aku tau kalau penis kak bram ternyata lumayan besar dan panjang, setidaknya itu yang paling panjang yang pernah aku lihat secara langsung. Hal itu membuat aku sering tersipu saat berduaan saja dengan kak bram, mungkin karena terkadang aku gak sengaja membayangkan penis kak bram yang besar itu dan mataku reflek melirik ke bagian depan celana nya.

Malam itu saat aku sedang tidur aku terbangun mendengar suara kak bram yang baru pulang sekitar jam 12, muncul niat ku untuk mengintip dan bermasturbasi namun ternyata kak bram pulang sendirian malam itu sehingga aku urungkan niat ku bermasturbasi dan kembali tidur.

Besoknya hari minggu, aku bangun sekitar jam 7 dan ku lihat kak bram masih tertidur di kamarnya, namunyang menarik perhatian ku adalah penis kak bram yang menonjol di balik boxer nya, kakak ku tidur terlentang dengan penis yang mengacung seperti tidak memakai cd, jadi terlihat jelas tonjolannya. Melihat itu aku jadi horny sendiri dan tiba-tiba terpikir untuk menggoda kak bram pagi itu.

Setelah mandi aku berpakaian sangat minim, hanya mengenakan daster bertali mini yang terdapat belahan di bagian dada cukup rendah dan panjang bawahnya bahkan tidak menutup setengah pahaku. Di dalam nya aku memakai bra berwana hitam agar terlihat kontras dengan kulit ku dan cd tipis berwarna putih.

Awalnya aku membuatkan nasi goreng untuk sarapan kak bram lalu membawakan ke kamar sekalian membangunkan nya.

“kak bangun dah hampir jam 10!” ucap ku membangunkan kak bram, dia hanya terbangun sebentar lalu tidur lagi.

Aku yang kesal lalu naik ke Ranjang menggoyang-goyang tubuh kak bram, “ayo bangun kak! Dah ku buatin sarapan nih”, karena terus ku goyangkan tubuh nya, kak bram akhirnya bangun.

Disingkirkan nya guling yang tadi dia peluk dan tanpa kak bram sadari penisnya masih menonjol dibalik celananya. Pipi ku berseri merah namun kak bram tidak memperhatikan malah terlihat sumringa menyambut nasi goreng buatan ku.

“ngapain masih disini?” kata kak bram judes karena sudah 5 menitan aku dikamarnya melihat dia memakan nasi goreng buatan ku, padahal aku sesekali melirik kearah penis nya yang masih menonjol namun sudah agak lemas mungkin karena kak bram sedang asik dengan sarapannya.

“biarin…wekk” kataku tidak memperdulikan, lalu aku membungkukkan tubuh dengan tangan memangku kepalaku sengaja agar belahan daster ku turun dan kak bram bisa melihat jelas payudaraku yang tertutup bra hitam.

Ternyata usaha ku berhasil, ku lihat kak bram menatap kearah payudaraku lalu dia menyilangkan kakinya mungkin penis nya mulai bangun lagi dan gak pingin terlihat oleh ku. “ihh kakak ngliatin apaan? Punya adek sendiri sampe melotot gitu”, karena seringnya aku memergoki kak bram menatap ke payudara ku.

“pakaian mu loh, ganti baju sana gak enak nanti kalau ada temen kakak yang main ke rumah”, kata kak bram dengan nada sok sinis, padahal aku tau dia sangat menikmati pemandangan di depannya.

“hehehe,,emang kenapa sih? Kan seksi, sapa tau temen kakak ada yang naksir aku”, jawabku asal. Kak bram hanya diam saja,”menurut kakak aku seksi gak sih?”tanyaku memancing.”gak tuh biasa aja, masih lebih seksi kak rina (pacar kakak ku)”, “masa sih? Kak rina kurus gitu”, kataku.

“emang kakak gak suka cewek yang payudaranya gede?”, “glekk”, kak bram menelan ludah sambil menatap lama ke payudaraku. “ngapain sih kamu dek, tiba-tiba vulgar gini?”, “hi..hi..hi”, aku hanya tertawa lalu berpindah duduk disebelah kak bram.

“gakpapa, aku cuma pengen tau aja aku tuh seksi gak menurut kakak”, kataku sambil memeluk manja lengan kak bram. Aku yakin kak bram merasakan gencetan payudaraku di lengan nya. Tanpa sadar kulihat penis kak bram semakin menonjol , terlihat jelas meskipun kakinya masih disilangkan.

“apa tuh yang nonjol di celana kakak? Ihh kakak gak pake cd ya?”, sentak ku, “hush jangan di liat, kakak emang gak pernah pke cd kalau tidur, ini tuh reflek cowok kalo bangun tidur pasti titit nya berdiri”, kata kakakku sok menutupi kalau dia sedang horny.

“bohong banget, tadi aku liat kok titit kakak udah lemes, kok sekarang jadi bangun lagi?”, kak bram Cuma diam, “kak bram horny ya liat shelly kayak gini, hi..hi..”, “apaan sih shel, gak lucu ah”, dengan nada sewot namun agak terbata juga bicaranya.

Dengan cepat aku beranikan diri untuk menggenggam penis kak bram dari luar boxer nya, “ahhh…”, kak bram mengerang kepalanya mendongak ke atas. Seperti tersengat listrik kak bram lalu menaruh piring sarapannya di meja samping ranjang lalu tangan kanannya yg daritadi ku peluk merangkul kepalaku, tangan kirinya meremas payudara ku agak keras dan bibirnya mulai menyosor mengulum bibir mungil ku.

“emmm…ehm”, hanya suara itu dan kecipak bibir kita berdua yang terdengar. Tangan ku sudah tidak lagi hanya menggenggam penis kak bram namun kini aku gerakkan atas bawah mengocoknya.

Kak bram semakin menjadi melumat bibir ku, air liur kita saling betukar sampai menetes di sela bibir ku, tangan kak bram masuk melalui belahan daster ku menyelinap di balik bra ku lalu dengan gemas meremas–remas payudaraku sambil memainkan putingku.

“emm…akhhh, geli kak emm…pelan”,aku setengah mati merasakan geli bercampur rasa sakit akibat remasan kakak ku.

Kak bram melepas ciuman nya dan kita terengah-engah berusaha mengatur nafas, “hahh..hah..kamu nakal shel, kamu bikin kakak horny”, ucap kakak ku dengan tersenyum. “ jujur, kamu dah pernah kan ngrasain kayak gini?”,Tanya kak bram, aku hanya tersipu lalu mengangguk.

“kamu masih virgin?”, kali ini aku menggeleng pelan, agak takut juga rasanya seperti sedang di interogasi olah kak bram. “sama sapa kamu nglakuinnya shel?”, “emm…”sambil aku berfikir bagaimana aku menjawabnya. “dana? Andri? Arya?”kakak ku menyebutkan nama mantan ku yang dia ketahui.

Aku menunduk lalu berkata”iya..”, “mereka semua?” kak bram kliatan kaget.

“nakal ya adek kakak ternyata, kecil-kecil maenannya dah kayak gini” kata kakak ku dengan sedikit tersenyum, rupanya kak bram sama sekali tidak marah.

Aku menjadi lega melihat kakak ku tersenyum dan ku balas dengan senyuman manis ku.

“ayo sekarang kakak pengen tau shelly dah bisa apa aja, sepongin titit kakak” suruh kak bram sambil memelorotkan boxer nya.

Aku terkagum melihat penis kakak ku sedekat ini, ternyata bener-bener besar dan berurat. Tangan kak bram mendorong kepalaku menuju penisnya, aku hanya menurut saja.

Ku kocok pelan penis kak bram sambil ku emut kepala penisnya.”ahhh..”,lagi kak bram mendongak kan kepalanya sambil mengerang. Kepalaku di dorong-dorongkan pelan sehingga terlihat aku sedang mengocok penis nya menggunakan mulutku.

“manteb banget shel, ahhh… bibir mu yang mungil pas banget ma titit kakak”, memang benar mulutku seperti terisi penuh dengan penis kakak ku ini. Sekitar 10 menit kita dalam posisi seperti ini, “uhh…kakak pingin banget nyemprotin sperma kakak ke mulut kamu”. aku mengerti maksud nya, tanpa dituntun lagi aku menggerakkan kepalaku makin cepat tidak lupa kedua tangan ku meremas-remas batang penis dan buah zakar kakakku.

“ah.ahh…gila kamu pinter shel, ahh terusin”, erang kakakku. Tidak sampai 5 menit aku merasakan penis kakak ku seperti membesar dan semakin hangat, aku tau kak bram pasti sudah hampir orgasme,”ahh.. aghh”, erang kak bram semakin menjadi, tangan nya kini sudah sibuk meremas, memeras, dan menarik payudaraku, aku sampai menyerngit menahan sakit di daerah itu.

“aku keluar shel! Ahhh…..”, crot..crottt, aku merasakan sperma kak bram menyembur beberapa kali di dalam mulutku, penis nya berdenyut cepat seperti memeras isinya sampai habis.

Aku terdiam sebentar dalam posisi ini, membiarkan kakak ku selesai menumpahkan spermanya di dalam mulutku, “eng..”, pipiku mengembung karena banyak nya sperma yang keluar, sebagian malah tertelan oleh ku.

Merasa sudah selesai aku lepaskan penis kak bram dari mulutku, namun baru sampai kepala penisnya kak bram menekan kepala ku kuat-kuat sehingga penisnya terbenam di mulutku hampir semuanya. Sperma yang ada di mulutku rasanya seperti di pompa dan akhirnya sebagian besar tertelan dan sebagian lagi luber menetes dari mulut ku.

“EENG…”, aku mencoba berteriak dan meronta karena penis kak bram masuk di mulutku menyentuh tenggorokan ku dan membuat aku sulit bernafas.

“ahh..aghh..hahh”, aku bernafas dalam-dalam karena akhirnya kak bram menarik kepala ku melepaskan penisnya. “uhuk..hahh.hah.haah”, beberapa detik aku seperti merasakan sesak nafas.

“enak banget mulut mu shel, ha..ha..ha”, kakak ku tertawa puas, “kak bram jahat, uhuk…” kataku masih merasakan sperma kakak ku yang lengket di tenggorokan ku.

Kak bram sedikit beranjak mengangkangkan kakinya di atas ku yang terlentang di ranjang, penisnya tepat berada di atas wajah ku. “bersihin shel” suruh kakak ku yang kuturuti dengan menjilat sisa sperma yang ada di penisnya, ku sedot-sedot lubang penis nya sampai benar-benar bersih.

Setelah itu kak bram ngeloyor ke kamar mandi, aku yang masih horny melepaskan semua pakaian ku dan menunggu kak bram dengan keadaan telanjang.

Gak lama kak bram keluar kamar mandi berlilitkan handuk, aku yang sudah tidak sabar mendekati kak bram lalu memeluknya dari belakang. “ayo kak kita ML”, kataku, “nanti aja deh shel, titit kakak masih lemes”, “aku kan belum keluar kak, kakak enak dah keluar duluan”, ucap ku protes.

“gini deh, kakak mau kamu seharian ini harus telanjang di dalem rumah, nanti kalo kakak horny, kakak bakal ngentotin kamu”, kata kak bram. “emm..oke deh”, aku mengiyakan permintaan kak bram lalu kami berciuman.

“udah sana kamu masak dulu”, suruh kakak ku. “plokk”, kak bram menampar pantat ku saat aku hendak keluar kamarnya. “duhh…sakit tau!”, “wekk”, kak bram malah memelet kan lidahnya.

Jadilah aku masak di dapur dengan keadaan bugil, semua jendela sudah ku tutup agar tidak terlihat dari luar jika aku nanti keluyuran dalam rumah. Kak bram kulihat keluar kamar namun tidak memperdulikan ku dan menuju ruang tv.

Selesai masak sekitar jam 12 aku menghampiri kak bram sedang nonton dvd sambil utak atik hp nya.

Aku duduk sebelah kakak ku lalu menyandar kan kepala ku di pahanya. “masih horny shel?”, tangan kakak ku menuju ke memek ku dan di elus-elus belahannya. “ahhh..ssshh..”, aku hanya mendesah pelan. lalu aku bangkit dan kamipun berciuman mesra, tangan ku masuk ke celana kak bram meremasi penisnya yang mulai tegang.

Kak bram melepaskan satu persatu pakaiannya hingga kami sama-sama telanjang, tubuh ku di angkat ke pangkuannya berhadapan. Ku gesek-gesekan penis kak bram ke belahan memek ku, di tariknya pantat ku pelan hingga penisnya masuk perlahan ke memek ku.

“ehmmmm..”, suara ku menahan gesekan di dalam memek ku yang sangat sesak. Kak bram menarik dan mendorong pantat ku bergantian, membuat penisnya makin lama makin dalam memasuki memek sempitku, dan blesss… akhirnya penis kakak ku behasil masuk semua, “oughhhhh”, aku melenguh melepas ciuman kami.

“enak shel?”, aku tidak menjawab tetapi pantat ku mulai ku goyang kan maju mundur pelan namun konstan. Semakin lama kupercepat goyangan ku dibantu kak bram. “ahh.. ohh..” hanya itu yang keluar dari mulut kita berdua, aku sendiri sangat menikmati sensasi melakukan seks dengan kakak ku sendiri, kak bram kulihat mendesah-desah sambil menutup kedua matanya.

10 menit berlalu kak bram minta ganti posisi dan tempat, aku di gendong menuju ruang tamu. Aku diminta menungging menghadap sofa dan mulailah kak bram melakukan penetrasi dengan posisi doggy. Kedua tangannya memeluk payudara ku yang menggantung, sedang penisnya tidak henti menggenjot memekku.

Sensasi yang ku rasakan jauh lebih nikmat, aku memang sangat menyukai posisi doggy style saat melakukan seks. Kini cairan memek ku makin banyak keluar membuat penis kak bram lebih mudah mengobek-obek di dalam nya. Tubuh ku semakin memanas, kringat ku bercucuran, di bagian memek ku aku merasakan desakan yang semakin kuat. Rasanya sangat gatal dan agak berkedut-kedut.

“ohh..kak, aku mau keluar, emmm”, kataku,”tahan shel, dikit lagi.. aaghhh”. Kak bram semakin cepat menggenjot memek ku. Namun belum sepat aku orgasme kakakku melepas penisnya dan mendorong ku terduduk di sofa. “emutin!”, aku yang sebetulnya ingin protes tidak bisa berkata-kata karena penis kak bram mendesak masuk mulutku, terpaksa aku kulum penis kakak ku dan akhirnya Croot…crot..crot! sekali lagi sperma kak bram tumpah didalam mulutku.

“ahhh…enak banget..ouhh”,kakak ku melenguh , kutelan semua sperma yang keluar, “slruuuppps..”, ku sedot sampai habis dan penis nya keluar dari mulutku.

“huahh…mantab shel, kamu doyan peju ternyata…ha.ha.ha”, kak bram tertawa namun aku memasang wajah kecewa. “masuk!” kakak ku agak berteriak, lalu Ceklek! Pintu ruang tamu terbuka. Aku kaget dan hendak lari ke kamar tapi kak bram menahan ku, ku lihat siapa yang ada di luar, ternyata itu adalah kak indra teman kakak ku satu kampus yang sering main ke rumah.

“loh kak indra, ahh kakak lepasin” aku meronta karena kakak ku memegang tanganku menahan hingga aku tidak bisa bangkit dari sofa. “wahhh bro, ternyata lu kayak gini ya ma adek lu. Ha.ha.ha” ucap kak indra.

“ha.ha.ha nih kata nya lu naksir ma adek gua, daripada adek gua pacaran ma cowok gak jelas mending ama lu aja”,”udah gua test manteb banget, langsung bisa lu pake ha.ha.ha”, imbuh kak bram.

“apaan sih kak!”, aku mulai marah dan juga malu, “nurut aja deh ma kakak, si indra dah lama naksir ma kamu”, “tapi gak gini caranya!”, aku semakin marah. kak indra menutup pintu dan mendekati kami di sofa, “tenang aja shel, aku Aneng kok sama kamu, aku gak masalah biarpun kamu udah gak virgin dan kamu nglakuin kayak gini sama kakak mu”, ucap kak indra. Aku agak tersipu mendengarnya. Ku akui kak indra memang lumayan cakep dan badannya juga bagus, terlihat lekukan lengannya yang sedikit kekar namun proporsional. “tapi gak kayak gini kak caranya, aku gak suka”, kataku namun kini nadaku sudah tidak marah. “he em, I’m sorry”, kak indra mengecup bibirku dengan lembut, aku sangat menikmatinya, beda dengan kakak ku yang cenderung kasar dan liar saat berciuman.

Melihat aku sudah stabil, kak bram melepas pegangannya di tanganku dan meninggalkan aku dan kak indra di ruang tamu. Nafsu ku yang belum tersalurkan ditambah nikmat nya ciuman kak indra membuat ku semakin terbuai. Ku tarik kak indra menindih ku di atas sofa sambil bibir kami terus saling beradu.

“Ehmm… kak,,mmm”, desahku.

Tangan kak indra bergerak melepas celana nya, kurasakan penis nya menggesek-gesek di paha mulus ku. Ku genggam penis kak indra lalu ku gerakkan tangan ku mengocok pelan, “besar jg nih..”,pikirku.

“aku masukin ya shel?”, Tanya kak indra, “iya kak”, balasku tersenyum.

Perlahan kak indra mengangkat kedua kaki ku, di arahkan penis nya menuju lubang memek ku dan perlahan muali mendesak masuk.

“aghh…”, semakin dalam penis kak indra masuk rasanya semakin nikmat, ku rasa mungkin sedikit lebih besar dari penis kakak ku. “bless…slep..slep”, kak indra mulai menggenjot ku, “oohhh…pelan kak…”, desah ku menahan nikmat.

“oughh…kamu dah sering beginian shel?”, “ iya kak..”, aku mengangguk, “ehmm…enak banget memek mu”, kini tangan kak indra mulai aktif meremasi payudara ku.

Aku mulai merasakan kalau akan keluar, “ahh.. kak, shelly dah mau keluar”, “kok cepet shel? lum puas ya tadi sama kakak mu..”, “ahh..ahh…”, aku tidak menjawab namun tangan ku meremas kuat paha kak indra. Kak indra pun mengerti dan memepercepat genjotan penis nya di memek ku.

“oohh.. kak, oughh..”. “arghh… ayo Aneng siram kontol kakak.. uhh”, semenit kemudian aku sudah tidak tahan lagi, cret..cret…crreett! “aakhhh….”, jeritku disambut hentakan penis kak indra yang membuat orgasme ku sangat nikmat.

“fiuuuhh…mantab shel, bnyk banget cairanmu yang keluar”, aku hanya membalas dengan senyuman, rasanya agak susah untuk mengeluarkan suara karena nafas ku yang memburu.

“kamu mau istirahat dulu?”, Tanya kak indra. “gpp kak, lanjutin aja” kembali kak indra menggenjot ku. Tidak lama kak bram datang membawa minuman, “kamu minum dulu deh shel”, kata kak indra, “hmm ternyata kak indra bener-bener perhatian padaku”, kata ku dalam hati.

Kak indra melepas penis nya dari memek ku lalu aku beranjak meminum minumanku. “hahh.. seger banget..”, ku lihat kak indra juga menghabiskan minumannya seperti orang kehausan.

“yuk lanjut..”, kata kak indra sambil tersenyum. Dengan posisi duduk membelakangi nya memek ku perlahan menelan habis penis kak indra.

“ahhh.. ohh..”, desah kami bersautan.

Rasanya sedikit aneh, ML sambil di liatin oleh kakak ku, namun aku tidak sedikit pun menoleh ke arahnya karena masih ada rasa kesal.

“aahh…agh”, desah ku tiap kali penis kak indra menghentak dinding vagina ku, sedangkan kak indra sesekali mendesah dan terkadang ngobrol dengan kakak ku.

10 menit dalam posisi ini aku bilang kalau aku mau keluar lagi, “aghh.. iya kakak juga shel, kita kluarin… ohhh, bareng”, tangan nya meremas kuat payudara ku lalu tubuhku di hentak-hentak kan naik turun. “gila… uhh nikmat banget”, kataku dalam hati.

“oughhh… kontol kakak udah gak kuat shel”, “ahh..shelly juga”, semakin keras genjotan kak indra, penis nya juga kurasakan mengeras dan hangat di dalam memek ku.

“shelly……arghh!!” crot..crot…crroott!!, “ahh..”, desah ku mengiringi nikmat nya orgasme kita berdua. Crot..! semburan terakhir sperma kak indra seakan membuat ku melayang, aku tak memperdulikan tangan nya yang mencengkram kuat payudara ku selama orgasme.

Aku benar-benar puas, tidak kusangka ulah iseng ku untuk menggoda kakak ku sendiri berakhir nikmat seperti ini. Hari itu kak indra menginap di rumah ku, kami melakukan ML beberapa kali, sedangkan kak bram juga mengajak pacarnya menginap di rumah,

Aku tidak tau peristiwa apalagi yang akan terjadi setelah ini, yang jelas kini aku dan kak indra sudah resmi pacaran.

SHELLY MENCOBA RASANYA INCEST (SEDARAH) | Cerita Seks DEWASA TERBARU ini mantap bukan? kalau masih kurang puas silahkan kunjungi artikel Ane sebelumnya karena Ane sudah banyak sekali memberikan foto atau cerita dewasa untuk Ganat semua, dan tidak hanya itu terus saja pantengin situs ini karena setiap harinya ada postingan terbaru yang Ane berikan khusus untuk Ganat semua.

Jangan Lupa Jempolnya Dibawah ini Gan, Thanks Sebelumnya.





Memek ABG © 2017